Postingan

Yossi Istanto Meninjau Renovasi Homestay dan Pembangunan Rumah Hasil Penyaluran BSPS

Gambar
Yossi Istanto meninjau renovasi homestay dan pembangunan rumah hasil penyaluran BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya) Direktur Human Capital Bank BTN Yossi Istanto meninjau renovasi homestay dan pembangunan rumah hasil penyaluran BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya) oleh BTN di Desa Pasir Panjang, Nusa Tengara Timur, Senin (7/10). Kegiatan CSR renovasi homestay dan rumah BSPS tersebut merupakan rangkaian dari acara Rakor BUMN yang dihadiri oleh Menteri BUMN Rini Soemarno dan diselenggarakan pekan lalu di Labuan Bajo, NTT. Kegiatan CSR renovasi homestay dan rumah BSPS Desa Pasir Panjang, Nusa Tenggara Timur Sumber: Detik - Tinjau Renovasi Homestay di Timur Indonesia Artikel sebelumnya: Yossi Istanto: BTN Siap Hadapi Industri 4.0

Yossi Istanto: BTN Siap Hadapi Industri 4.0

Gambar
Yossi Istanto: BTN Siap Hadapi Industri 4.0 Inovasi Digitalisasi Pengelolaan Sumber Daya Manusia Era Industri 4.0 menjadi tantangan tersendiri bagi PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, berinovasi dengan melakukan digitalisasi di seluruh proses pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) dan hal tersebut seiring dengan transformasi digital yang dilakukan oleh perseroan. Yossi Istanto , Direktur Strategic Human Capital , menyebutkan bahwasannya BTN sudah banyak melakukan pembenahan pada pegawai dan SDM-nya karena perseroan menyadari benar bahwa kedua komponen tersebut merupakan aset. “Inisiatif ini kami lakukan agar tercipta human capital yang handal dan mampu membawa BTN beradaptasi serta meningkatkan produktivitas usaha di era industri 4.0” ujar Yossi Istanto . Yossi Istanto pun menjelaskan, inovasi yang dilakukan oleh BTN ini dimulai dari proses perekrutan pegawai hingga kepada pengembangan karir untuk menjadi pemimpin di perseroan. Oleh karena itu digagas sebuah platform untuk...

Yossi Istanto is Clear and Clean

Gambar
Hormati proses hukum, Yossi Istanto sudah clear. Ada oknum-oknum yang sengaja menggulirkan isu permasalahan hukum yang yang sedang terjadi saat ini, duga kuasa hukum BTN. Masalah hukum dipercayakan untuk ditanganinya sudah clear, menurut Handika.Produk hukum harus diluruskan dan diuji kebenarannya di pengadilan. Dan dinilai Handika, pemberitaan minor yang beredar sangat menyudutkan kliennya. "Kami mengajak semua pihak untuk secara bijaksana menanggapi permasalahan hukum apapun itu secara positif dengan prinsip-prinsip aza praduga tidak bersalah. Biarlah proses hukum itu berjalan dan mari sama-sama kita hormati," kata Handika, Minggu (29/9/2019), Jakarta. “Bahwa masalah tersebut saat ini sedang dalam pengembangan perkara, silakan proses itu berjalan dan saya meminta semua pihak untuk menghormatinya,” tegasnya. “Sejak awal kami mengawal masalah ini. Dan, menurut kami, BTN telah bersikap kooperatif untuk menyelamatkan dana nasabah dengan membantu melaporkan terduga k...